Kupu-kupu : Keindahan dan Manfaat
Kehidupan kupu-kupu merupakan fenomena yang sangat menarik. Seekor
kupu-kupu akan menebarkan pesona keindahan. Dalam upayanya mencari
makan (madu), kupu-kupu masih memberi manfaat kepada bunga yang dihisap
madunya. Kupu-kupu berjasa dalam menebarkan serbuk sari sehingga
terjadi perkawinan.
Intinya dalam mengambil
manfaat dari pihak lain, kupu-kupu juga memberi manfaat. Sehingga
terjadi hubungan simbiosis mutualisme.
Jadi kupu-kupu tidak hanya
sekedar mengeksploitasi sumber daya secara sepihak tetapi juga memberi
manfaat kepada pihak lain dan lingkungan.
Kupu-kupu yang memiliki sayap yang indah melambangkan harmonisasi
dengan alam sehingga tercipta keindahan. Juga melambangkan penyesuaian
diri terhadap lingkungan dan pihak lain yang diajak bekerja sama
karena menyesuaikan dengan warna-warni bunga.
Kupu-kupu ternyata adalah pekerja keras. Dibalik kelembutan dan
keindahannya, dalam upayanya mencari makan seekor kupu-kupu terbang
sejauh 60 mil. Tekad kerja kerasnya terbungkus oleh kelembutan,
keindahan, dan care terhadap pihak lain.
Perjalanan
hidup sang kupu-kupu sangat layak untuk kita renungkan dalam rangka
mencari kearifan sebagai navigator dalam perjalanan hidup, yang tentu
saja sangat berpengaruh dalam perjalanan karir.
Serangga terakhir
pembawa keberuntungan yakni kupu-kupu. Mitos kupu-kupu sebagai pembawa
keberuntungan diyakini orang-orang Jepang, sehingga mereka bukan hanya
merawat, tapi juga sering kali mengawetkanya dan menyimpannya di dalam
rumah. Mereka meyakini keindahan kupu-kupu bisa membuat kehidupannya
seindah sayapnya. Begitu pun dengan bisnis yang dijalakan, mereka
percaya, akan mendatangkan kesuksesan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar